Cara Mengatasi Menstruasi Saat Mendaki Gunung

Menstruasi saat mendaki gunung??? JANGAN PANIK!! kalo telat datang bulan tuh baru panik hahahhaa.. BACA KALIMATNYA BAIK2 YES!! Kalo elu mens saat mendaki gunung, gak usah panik gak usah lebay itu hal yg normal kok. Berikut #TipsAlaAnakBebek saat menstruasi di gunung, cekibrroott :

1. Bawa selalu tampon, pembalut, handuk kecil, kantong utk simpan sampah, koran/tissue, zip bag. ini sangat berguna jika elu tiba-tiba mens di gunung

2. Saat tiba2 mens yah jgn panik, langsung ajah pakai pembalut, jgn ditunda sampe tembus kemana2.. 3. Saat pipis, biasanya darah akan ikut mengalir. Gue biasanya akan siram dgn air, lalu darah tsb gue kubur dgn tanah dan semua kenangannya.. hahaha.. sambil ucap permisi dan doa oh kadang gue siram minyak telon supaya gak bau. Bisa juga pakai kopi

4. Ganti pembalut minimal 2/3 – 4x, terutama saat tiba di campsite. Jgn lupa bilas miss vaginawati dgn air. Jgn jorok sampe gak ganti pembalut, itu banyak bakteri. .

5. Kalo lg di jalan, silahkan ganti pembalut di semak2, cari tempat yg aman. ucapkan permisi..

6. Biasanya kalo gue, Pembalut yg udah dipakai, gue akan siram pakai minyak telon biar baunya ga menyengat, lalu gue lipat pakai koran/tissue, kemudian gue taro di zip bag, lalu gue masukan ke carrier dan bawa turun. Gue udah mengurangi pembalut sih biar ga nambah sampah, bs pakai menstrual cup/kain etc

7. Biasakan olah raga rutin, ini ngebantu bgt utk mengurangi nyeri haid apalagi saat naik gunung. Kalo nyeri haid saat di jalur, jgn dibiasakan minum obat, takut efeknya mengganggu pendakian. alihkan dgn foto-foto, curhat, lalu baper kemudian nyaman.. lah..

8. Jgn menunggu sampai pembalut penuh lalu tembus, biasakan ganti sebelum tembus. Nah bisa tuh pakai undies anti tembus, udah ada di OLshop hehe 🙂

9. Jgn buang pembalut di jalur! siapa yg mau liat najis lu? jgn juga dibuang di dalam galian dikubur, itu bukan tempatnya.

Udah hampir setahun ini gue menggunakan menstrual cup, dan ini cukup ngebantu ngurangin sampah pembalut. Tipsnya nanti gue jelasin yah.

Wokay!! sekian Tips dari gue.. monggo jika ada yg ingin menambahkan atau mengoreksi. Dibagikan ke story kalian juga boleh 🙂
Berbagi ilmu itu penting kok

Tips Menginap di Tempat Umum Pada Saat Backpackeran

Btw, Yudmin mau ngelanjutin lagi tips menginap gratis via rubrik #tipscatatanbackpacker . Bagi temen2 yang ketinggalan, kami udah nulis tulisan cara menginap gratis via CouchSurfing, menginap di Rumah Penduduk, menginap di “Lingkaran Setan”, menginap via Media Sosial, menginap di Sekre Mapala, menginap di Asrama anak rantau, dan menginap hemat di Kost yang bisa teman2 baca langsung dengan cara membuka rubrik #tipscatatanbackpacker . Okay sekarang apalagi?

Salah satu esensi dari extreme backpacker adalah bagaimana caranya mengirit pengeluaran dengan memangkas biaya yang bisa dipangkas, salah satunya adalah biaya menginap, dengan mengorbankan kenyamanan. Warning, sekali lagi buat teman2 yang tidak terbiasa dan masih punya budget menginap, tidak disarankan untuk melakukan tips ini, kecuali ingin tau pengalamannya seperti apa.

Tempat umum merupakan pilihan terakhir kami, jika cara-cara jitu untuk mencari tumpangan tempat tinggal gagal total. Berhubung kami berdua selama perjalanan tidak pernah menginap di penginapan alias numpang dan berbaur, kami kadang merasakan yang namanya susah cari tumpangan dan berakhir di tempat umum.

Tidur di tempat umum tidak ada bedanya dengan tidur di hotel, hanya berbeda di keamanan, kenyamanan, dan privacy pastinya. Nah kamu juga ga bisa sembarangan asal pilih tempat, dan sebelum kamu tidur disembarang tempat, minimal kamu memiliki 2 barang essential ini.

Apa itu min? Matras dan Sleeping Bag. Matras bisa kamu gunakan sebagai alas, dan sleeping bag bisa kamu gunakan sebagai selimut kamu nanti. Kamu bisa membawa support gears seperti tenda, hammock, fly sheet, bantal tiup, sarung, tapi untuk light travel, YudDev sih hanya membawa 2 barang itu aja. Ditambah sama obat nyamuk oles deh.

Dimana aja tempat-tempat umum yang bisa kita pakai untuk menginap?

Ada beberapa tempat yang akan kami jelaskan nanti sesuai dengan pengalaman kami. Dari tempat yang aman hingga tempat paling ga safety.

Berikut ini adalah contoh tempat umum yang dapat menjadi tempat peristirahatan bagi para backpacker sejati :

  • Kantor polisi
  • Kantor Kepala desa
  • Tempat ibadah
  • Pom bensin

Tips Bercinta dengan Alam untuk Para Traveler

Ada banyak sekali hal – hal yang harus diperhatikan ketika ingin pergi traveling. Hal ini sangat penting sekali diperhatikan terutama bagi anda para traveler pemula serta yang sering bepergian. Perhatikanlah beberapa tips yang sangat krusial ini.

Kembali lagi di rubrik tips! Tips hitchike kita bahas nanti ya, sekarang tips gimana bercinta dengan alam. Hah bercinta? Itu cuma kiasan aja kok biar kece haha.

Akhir-akhir ini, sedih juga banyak dilaporkan pendaki hilang dan tak selamat. Mungkin bisa karena faktor logistik atau perlengkapan yang tidak memadai, lalu berjalan sendirian menerjang hutan! Giliran saat ditemukan, ditanya, jawabnya sepele “baru sekali.. Eh dua kali Pak” dan pas dilihat perlengkapannya seadanya bahkan tidak memadai.

Teman, alam itu memang sahabat, tapi ada suatu waktu dimana alam tidak bersahabat dan bisa membuat kita lengah lalu bisa saja terjadi hal yang tidak diinginkan. Jadi jangan coba-coba menantang alam? Bener?

Nah berhubung masalah safety, Yud mau share yang pernah di share Bro Vityan @hallobackpacker tentang safety. Kalau kamu mau tracking/hiking/camp, usahakan kalian memiliki:

Sepatu khusus tracking,jangan yang digunakan untuk ke mall ya
Jaket yang tebel, anti air, windstopper, dan polar, karena suhu sangat dingin, jangan bandingin sama AC rumah..
Tas yang cukup dan memadai, berkapasitas 60L (Minimal jika untuk hiking,camp), 40L untuk Tracking / Tiktok, jangan tas yg dipake buat jalan2 keliling kota
Celana training polar, khusus untuk mengatasi suhu dingin,jangan pake celana jeans ketat!
Logistik yang cukup (Makanan, Air Minum, Camilan)
P3K untuk jaga – jaga  bila terjadi apa2
Tenda, Hammock, Matras, Sleepingbag untuk berlindung bila hujan, dan tak ada shelter/pos
Peralatan memasak (Kompor mini, gas mini, nesting) Jangan sesekali membakar apapun,seperti ranting2 pohon, daun kering untuk memasak, BAHAYA
Alat penghangat badan (Sleepingbag, kaos kaki tebel, sarung tangan, buff).

Selain itu semua perlu pengetahuan yang cukup,mendakilah bersama yang sudah berpengalaman. Bila belum pernah,jangan sesekali nekat sendirian. Utamakan selamat ya. Salam Lestari
Semoga bermanfaat.